Kamis, 04 Maret 2010

AIR MATA


Kau buat aku merana

Menanti peluh air mata

Tersiksa dan teraniaya

Aku tak sudi mengeluarkan air mata


Kau ciptakan lara

Hadir dengan makna derita

Cemari darah dengan nila

Air mata takkan berubah


Kau lukai tubuhku

Kau cabik-cabik hatiku

Kau nodai aku

Hanya darah dan rintihan yang kau dapatkan


Air mata ini hanya untuk taman hati

Mengalir deras mengikis emosi

Pelepas dahaga sang suci

tetap sadar dalam sunyi dan sepi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar